Senin, 01 Juli 2013

Kring……… Telfon siapa ini?



“Sekarang aku benar-benar bingung,setiap kali aku mendengar ponsel itu berdering seakan rasa takut selalu menghantui ku,bagaimana tidak???setiap ponsel itu berdering pasti akan ada sebuah kabar kematian dari orang disekitar ku sebenarnya ini ponsel siapa iya?”
Terdengar suara misterius dari ponsel itu.“kring……. 30 menit menjelang penjemputan” dan aku sungguh-sungguh sangat terkejut karena setelah 30menit pesan itu berbunyi aku mendengar berita duka cita yang di umumkan di masjid dekat rumah.Aku pikir itu Cuma kebetulan saja tapi,kejadian itu ku alami  bukan Cuma sekali atau dua kali tapi lebih dari lima kali dan kejadiannya pun sama tepat beberapa menit setelah pesan itu berbunyi maka akan ada seseorang yang meninggal dunia ,tapi ponsel itu tak memberitau siapa orang yang ajalnya sudah dekat itu.
Aku menemukan ponsel itu saat aku sedang mengikuti perkemahan penerimaan anggota baru tepat 3 minggu yang lalu,saat itu aku bersama ke empat teman ku sedang berjalan menyusuri hutan untuk menyelesaikan sebuah permainan.Rasa capek pun datang maka kami memutuskan untuk beristirahat dulu di sebuah rumah tua yang kosong dan tampaknya rumah itu dulunya bekas kebakar,jadi sebagian temboknya ada yang berlubang dan berwarna hitam .Saat aku tengah duduk, aku tidak sengaja melihat sebuah benda berwarna hitam mengkilat seperti baru ,aku memperjelas pandangan ku,ternyata itu sebuah ponsel tapi aku tak menemukan nama sebuah merek di sekitarnya.
 “eh teman-teman aku nemu ponsel ni.ada yang ponsel nya jatuh gak?”Tanya ku pada teman-teman yang sedang duduk “ya elah Bel,kamu udah lupa apa?kitakan gak boleh bawa ponsel jadi,itu ponsel yang pasti bukan milik kita”jawab salah seorang teman ku “kalau bukan milik kalian?terus ponsel ini milik siapa dong?”selidik ku “coba liat sini” kata Sasa sambil memegang ponselnya “kayaknya ponsel ini baru deh Bel?soalnya terlihat begitu bersih dan tanpa goresan”
“iya,sih aku juga tadi mikirnya kayak gitu tapi,sekarang yang menjadi pertanyaan nya adalah?siapa pemilik ponsel misterius ini?kalau penduduk sini jelas nggak mungkin banget,soalnya posisi kita ini sedang ada di tengah hutan dan jauh dari jangkauan manusia”
“aduh,Bel ni ponsel kok nggak bisa di nyalain iya?”kata Sasa sambil mencoba mengutak-ngatik ponsel itu dengan harapan ponsel itu bisa hidup . “Teman-teman kita balik ke tenda aja yuk?udah semakin sore ni nanti kita terlambat,lagiankan kita juga harus mempersiapkan pensi buat nanti malam.kalian ingetkan? Kita dapat nomer urut 1?” ujar Ratna pinsa(pimpinan sangga/kelompok) kita. “iya Ratna,aku juga mau cepat-cepat pulang,tapi bagaimana dengan ponsel ini?kita nggak mungkin ninggalin ini disinikan?”Tanya ku pada Ratna “kalau soal ponsel,menurut aku sih ponsel itu kamu bawa aja ke tenda siapa tau itu milik salah satu senior yang jatuh saat lagi nempelin petunjuk-petunjuk”.Saran Ratna “wah,curang banget kalau itu punya senior, kita aja gak boleh bawa  ponsel”.Mereka malah seenaknya aja”.
Lalu kami pun pulang ke tenda,karena sesampai di tenda kami tak punya banyak  waktu maka kami disibukkan dengan latihan pensi.Setelah acara pensi itu selesai,dilanjutkan dengan acara api unggun disana kami bernyanyi  dan bersenang-senang sampai-sampai aku lupa sama ponsel misterius yang aku temuin di rumah kosong tadi dan esok nya kami mengemasi barang-barang,karena hari ini kita akan pulang.
Pukul 09.30 aku sampai dirumah .Ku hempaskan tubuh ku di kasur kamar ku yang empuk terasa rasa pegal yang kurasa kini semakin berkurang ,dan akhirnya tertidur mungkin karena kecapekan habis kegiatan perkemahan itu.Jam 15.00 pun aku terbangun dan mulai mengeluarkan barang –barang seisi tas ku yang belum sempat aku buka sejak tadi pagi.Aku terkejut karena dalam tas itu ada ponsel misterius itu.Ternyata aku lupa nyari siapa pemilik ponsel ini,mungkin karena aku ke asyikan mengikuti acara api unggun.Akupun mencoba membuka ponsel itu siapa tau didalamnya ada identitas pemilik ponsel ini . “silahkan masukkan kata sandi”itulah suara yang keluar pada ponsel itu saat aku menekan salah satu tombol nya.
Sementara itu dilangit sedang ada percakapan antara death angel 288(DA288) dan dewa kematian
“Bagaimana DA288 apakah kamu sudah menemukan ponsel mu yang hilang?”
“belum dewa,kalau boleh saya minta tolong kembalikan kekuatan saya agar bisa menemukan ponsel itu dengan mudah”
“tidak bisa! Ini sudah peraturannya,kamu harus bertanggung jawab atas ponsel kamu yang hilang”
“dewa bukankah kita punya banyak ponsel,kenapa saya harus mencarinya?”
“DA288 ponsel itu jatuh dibumi,dan sekarang sedang berada ditangan seorang  manusia.kamu tau kan? ponsel itu berisi rahasia langit yang tidak boleh diketahui manusia,jadi tidak ada alasan lagi untuk kamu tidak mencarinya”
“baik dewa saya akan mencarinya” .
“tapi dewa bumi itu sangatlah luas dan saya rasa, saya  tidak mungkin akan menemukan ponsel itu dengan cepat”
“kamu tenang saja, suara ku nanti yang akan menuntun mu ke pada penemu ponsel itu “
“kenapa dewa tidak langsung memberikan alamatnya saja? Supaya ponsel itu cepat di temukan”
“kalau saya memberikan alamatnya langsung ke kamu lantas dimana bentuk tanggung jawab kamu?”
“iya,dewa maaf”
“apa sekarang kamu sudah siap?”
“iya dewa,”
Cling……… wush…….
            Aku menyerah.Ternyata ponsel ini emang sulit banget untuk dibuka mungkin ini ponsel bukan sembarang ponsel, ada semacam nilai magisnya mungkin.ihh… serem,.Maka aku putuskan untuk menceritakan kejadian janggal yang tengah aku alami ini kepada Ratna besok pagi di sekolah. “Ratna…… tunggu”teriak ku pada Ratna yang cukup keras sehingga mampu membuat orang-orang disekeliling ku mengalihkan pandangannya pada ku “ada apa Bel? Tumben kamu pagi-pagi nyapa aku biasanya aku di cuekin, pasti ada maunya deh,iya kan?”ujar Ratna “iya ni Rat aku mau cerita sesuatu…”. “sesuatu apa?” tanyanya penasaran.Belum sempat aku menceritakan itu pada Ratna tiba-tiba aja bel tanda  masuk sekolah berbunyi “yah….. kok bel sih,akukan belum sempat cerita sama kamu”kata ku kesal.Sambil menengok jam tam tangannya Ratnapun berkata “Aneh baru jam segini kok udah bel sih”. “kamu lupa iya? nantikan guru-guru ada rapat,makanya belnya dipercepat supaya nggak mengurangi jam belajar kita nanti”. “oh,iya aku lupa .ya udah deh nanti kalau istirahat aja iya ceritanya,soalnya jam pertama aku ada ulangan kimia” “ok, sampai nanti iya”.Karena tadi aku gagal menceritakan kejadian itu pada Ratna maka aku putuskan untuk menceritakannya pada Sasa teman sekelas ku yang kebetulan waktu di perkemahan kita satu grup.sesampai dikelas “Tara kamu lihat Sasa nggak?ini kan udah bel masa dia belum masuk?”Tanya ku pada seksi absensi di kelas ku “loh,Bel kamu nggak tau Sasakan pergi keluar kota, kerumah neneknya yang sedang sakit,dan tu lihat papan absennya tertuliskan Sasa izin”jawabnya sambil menunjuk papan kecil di pojok kelas.
Yes waktu yang aku tunggu-tunggu akhirnya datang juga yap,… bel istirahat,akupun lalu pergi menghampiri Ratna di kelasnya,tampak seisi kelas tersebut sedang sibuk mengerjakan tugas,aku pikir Ratna mungkin juga sedang sibuk tapi aku Tanya dulu sama Ratnanya  ah,siapa tau dia udah selesai ngerjain tugas “Ratna,ayo kita ke taman aku mau menceritakan cerita tadi yang belum sempat aku ceritakan ke kamu”. “aduh,maaf iya,Bel aku lagi sibuk banget nie ngerjain tugas dari Pak Samsul,aku harus cepat-cepat selesaikan soalnya habis istirahat harus sudah dikumpulkan”. “ya udah nggak apa-apa kok,ceritanya nanti sepulang sekolah aja iya?”. “ok”.
Sepertinya ponsel ini tidak mau ada orang yang tau   tentang kehebatan dan keberadaannya,buktinya tadi waktu aku di sekolahan saat aku mau menceritakan tentang ponsel ini pada teman ku selalu gagal,aku jadi tambah semakin takut.
Siang itu sepulang sekolah tiba-tiba aja bulu kuduk ku berdiri aku merasa ketakutan yang sangat luar biasa,bagi ku siang itu bukanlah seperti siang hari yang cerah tetapi seperti malam hari yang dingin dengan suasana yang mencekam,padahal banyak orang yang sedang berlalu- lalang di jalan,aku juga merasa ada yang memperhatikan dan mengikuti ku maka aku putuskan untuk mempercepat jalan ku.
Hari berikutnya kulalui dengan siang yang mencekam lagi,aku sangat takut dan sudah tak tahan lagi,maka hari ini aku beranikan diri ku untuk menanyakan pada sesosok pemuda misterius yang juga sering muncul saat sepulang sekolah,aku tak peduli lagi dengan nasib buruk apa yang nanti akan ku alami setelah nya. “tunggu kamu siapa?kenapa dari kemarin kamu memperhatikan ku?”Tanya ku pada pemuda misterius. “Apa kamu Bela?”jawabnya yang seketika membuat ku bingung “i….iya kok kamu tau nama aku,dari siapa?”akupun sempat kaget hingga ucapan yang keluar dari mulut ku terbata-bata. “Bagus”ujarnya  menyeringai penuh tanda Tanya besar. “maksud kamu?sebenarnya kamu itu siapa?dan apakah kamu ada hubungan nya dengan ponsel misterius yang aku temuin waktu di perkemahan?”.
“nah itu jawabannya,aku adalah death angel pemilik ponsel itu”
“death angel”desis ku “iya aku death angel,dan setiap manusia yang melihat aku maka ajalnya sudah dekat”ujarnya yang seketika membuat aku bergidik “jadi sebentar lagi aku akan meninggal?”Tanya ku cemas “tentu saja tidak,aku kesini bukan untuk menjemput mu tapi mengambil ponsel itu jadi kamu  tak perlu takut”jawabnya membuat aku sedikit lega “jadi aku nggak bakalan mati?”tanyaku sekali lagi meyakinkan diriku “iya,kamu nggal bakalan meninggal sekarang tapi karena kamu telah mengetahui rahasia langit maka ingatan kamu harus aku hapus dan mengembalikan kamu ke masa lampau,masa sebelum kau menemukan ponsel ini”jawabnya yang seketika membuat aku terbelalak.
Setelah aku berikan ponsel itu padanya tiba-tiba aja tubuh ku terasa lemas pandangan ku semakin kabur hingga aku melihat di sekeliling ku berubah menjadi gelap dan seterusnya hingga aku tak sadarkan diri,dan tak ingat apa -apa.
 “Bel,bela…………. Bangun………………”suara keras yang mampu menggetarkan gendang telinga ku itu membangunkan aku dalam tidur ku “Ayo Bel turun bisnya udah berhenti tu” ajak Ratna “hah.,emang kita ada dimana sih?”Tanya ku kebingungan “ya ampun Bela kita kan habis pulang kemah,masa nggak inget sih,baru beberapa jam aja udah lupa,ya udah cepat bawa barang-barang mu kita turun udah dijemput sama mama mu tu”
“oh,gitu iya ya udah deh” akupun lalu pulang kerumah dengan sedikit kebingungan di hati ku.

Senin, 24 Juni 2013

BINTANG


Aku terbangun dalam gelapnya malam dan perut ku yang mulai meronta-ronta seolah tak sabar untuk di isi makanan .Ku tapakkan kaki ku di lantai yang dingin karena udara malam ,Aku berjalan menuju dapur berharap mendapat kan sebuah makanan.Sesampai di dapur ku buka kulkas  dan aku hanya mendapatkan selembar roti dan selai kacang kesukaan ku ,ku olesi roti itu dengan selai kacang dan tak lupa ku buat secangkir coklat  panas untuk menemani makan ku .Aku bawa makanan itu di depan TV sambil memilih-milih canel TV,karena aku tak menemukan canel  yang bagus akhirnya aku memutuskan untuk memakannya di teras depan rumah sambil melihat pemandangan di langit.Saat  aku hampir selesai makan tiba-tiba ada sebuah montor yang berhenti tepat didepan rumah aku, ku pikir itu seorang tamu ,tapi kenapa ia tidak kemari.Karena penasaran maka aku putuskan untuk melihatnya,saat kubuka pintu gerbang terlihat sesosok gadis yang tak aku kenal.Lalu aku hampiri dia. “maaf kamu siapa ya? Kenapa berhenti didepan rumah ku?”Tanya ku heran “ohh,…iya maaf ia kenalin nama ku Terre,motor  ku tiba-tiba aja mogok di depan rumah mu”katanya sambil menjabat kan tangan nya,lalu aku balas jabatan tangannya “aku  Arga, boleh aku membantumu?”
iya ,makasih ya maaf, udah ngerepotin”
“ah, nggak kok nggak ngerepoti.”setelah satu menit berlalu “emm, terre sepertinya perlu waktu yang lama deh buat ngebetulin montor kamu,memang nya kamu mau kemana sih?”Tanya ku padanya “aku mau pergi kesekolah ku untuk mengamati  bintang”
“emang nya kamu nggak takut pergi malam –malam gini sendirian dan keluarga kamu nggak nyariin?tanyaku padanya
ngapain takut kita kan punya Allah yang selalu menjaga dan melindungi kita,kalo soal keluarga sih mereka semua lagi pergi kerumah nenek aku di bandung”
“Mau aku anterin ?” tawar ku “kalo nggak ngerepotin sih nggak  apa-apa,emangnya kamu gak di marahi orang tua mu” jawabnya “nggak kok,aku tinggal disini sama kakak ku orang tuaku  tinggal di Bandung , ya udah tunggu dulu ia aku ambil montor dan minta izin sama kakak ku dulu”
“iya….”aku lalu kekamar untuk mengambil jaket dan izin sama kakak,setelah dapat izin dari kakak lalu aku cepat-cepat pergi ke bagasi utuk mengambil montor. Sesampai di depan rumah. “ayo naik”  lalu kami pun pergi menuju sekolah Terre.Setelah sampai di didepan sekolah Terre
“ayo ikut ke dalam,aku lihat sepertinya kamu suka kan melihat bintang?” ajak nya “iya, aku emang suka melihat bintang tapi gak enak sama temen-temen kamu aku kan aku  bukan murid sekolah ini”jawab ku “nggak apa-apa kok  temen ku baik-baik semua,udah lah ayo cepet masuk” ajak nya sekali lagi “ya udah deh”.Setelah selesai mengamati bintang  lalu aku anterin Terre pulang kerumah dan kami pun saling tukar nomer HP.
Esok harinya  aku  sms Terre memberitahukan bahwa montornya telah selesai di perbaiki lalu ia datang kerumah ku.Sesampai di rumah ku ting……… suara bel. Itu pasti terre aduh kenapa mendadak aku jadi seneng gini  ya, lalu aku buka pintu benar saja yang datang itu Terre “Terre ayo masuk dulu” ajak ku lalu Terre pun masuk dan duduk “Arga katanya montorku udah selesai dibenerin ya?”Tanya nya “ia udah selesai ,ayo aku tunjukin”lalu kami pun menuju bagasi.Sesampai di sana “ya udah aku ambil ya? Makasih,oh… iya aku mau langsung pulang aja ya? ”kata Terre “kok cepet-cepet sih ,emang nya ada acara iya?” Tanya ku “nggak ,nggak ada acara apa-apa cumankan urusan kita udah selesai  jadi ya aku harus pulang.”
“oh….. gitu ya,ini kan hari minggu gak ada salahnya donk kalo kita jalan mau nggak?nanti aku tunjukin tempat yang sangat indah, iya itu sih kalo kamu mau kalo nggak juga nggak apa-apa kok.”ajak ku “kemana? Kayaknya seru tu ,ya udah deh aku mau ikut”
“nah, gitu donk aku ambil montor ku dulu ia ,oh iya montor kamu taruh disitu aja nanti biar aku masukin.Lalu kami pun pergi setelah sampai,terlihat sebuah rumah pohon yang berdiri kokoh “nah, kita udah sampai ayo turun kita naik di rumah pohon itu”ajak ku “nggak bakal jatuh kan?”Tanya nya cemas “nggak kok ini kuat lagi”kata ku meyakinkannya.Saat kami di atas,terlihat pemandangan yang luar biasa menakjubkan lalu –lalang lalulintas dan berbagai macam kesibukan yang terjadi di bawah  semakin membuat pemandangan tambah indah “wah pemandangan nya  bagus banget,apa lagi kalo malam hari pasti tambah indah dengan langit yang bertaburan bintang,bener nggak?”Tanya Terre “bener banget,sangat indah dan menakjubkan”
“Arga,sebenernya rumah pohon ini milik siapa?”Tanya nya heran “rumah pohon ini milik ku dan sahabat ku Jesslyn ,tapi udah 2 tahun lebih dia pergi ninggalin  aku, dia keluar negeri dan tak ada kabar”
“maaf  iya?jadi bikin kamu sedih”katanya meminta maaf, tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 15.30 dan kami lalu pulang.Semenjak itu kami sering datang ke sana bahkan saat malam hari untuk melihat pemandangan kota semarang dan langit di malam hari.Tak terasa sudah 1 bulan  lebih aku berteman dan memendam perasaan cinta pada Terre,dan kini saat nya aku mengungkapkan perasaan ku pada Terre .Aku pun lalu menyusun cara yang romantis  untuk menembak Terre dan akhirnya aku sudah menemukan cara yang romantis yaitu di rumah pohon.Lalu aku mengajak Terre kerumah pohon setelah sampai dirumah pohon
Terre kamu tunggu di bawah ya? Nanti aku jatuhin apel  ke kamu,jangan lupa ditangkap ya?”kata ku menyuruh Terre untuk menangkap apel-apel yang udah aku tulis huruf-huruf yang nantinya akan membentuk kata I LOVE  YOU. “ada apa sih? Bikin penasaran aja,ya deh aku tangkap”jawab Terre aku pun lalu mulai menjatuhkan apel itu.Setelah semua apel aku jatuhkan lalu aku pun turun “Terre gimana?apa kamu juga suka sama aku?”Tanya ku deg-degan “wah…. Kamu tu so swet banget sih,kalo udah gini mana ada sih cewek yang nolak kamu”jawab Terre “jadi kamu mau  jadi cewek aku?”Tanya ku sekali lagi “ia”katanya sambil mengangguk lalu kami pun saling berpelukan karena sudah terlalu lama kami disini kami pun memutuskan untuk pulang.Semenjak  aku berpacaran dengan Terre hari-hari ku penuh dengan semangat hidup dan selalu ceria.Pagi itu Tettttt……. Bunyi bel rumah lalu aku pun bergegas untuk membukakan pintu rumah ku dan “surprizeeee….,hai Arga  aduh kamu itu masih sama ya kayak dulu kalo bangun pasti kesiangan”kata jesslyn “hah… Jesslyn??? kamu kok ada di sini kamu kok ada di sini kapan datang? kenapa nggak ngabarin aku?”Tanya ku pada Jesslyn “udah dari kemarin sih, aku kesini mau ngajak kamu pergi ke rumah pohon kita dulu masih adakan ?”katanya mengajak ku “ya masihlah ,ok.. kalo gitu aku mandi dulu iya?”kataku pada Jesslyn dan menyuruhnya untuk menuggu,setelah aku selesai mandi lalu kami pun pergi.Setelah sampai disana lalu kami pun berbincang-bincang “Jesslyn,kamu itu ngapain sih di luar negeri lama banget gak nggak ngasih kabar lagi,bikin orang binggung  aja”Tanya ku pada Jesslyn “disana aku ikut papa ku yang lagi tugas,masa iya aku harus di sini sendirian.”jawab nya dan tiba-tiba Jessly memegang tangan ku “Arga  sebenernya aku suka sama kamu dan rasa ini udah lama banget bahkan sebelum aku pergi keluar negeri,aku mencoba melupakan mu tapi sangat sulit,kamu pasti kaget? Tapi itu lah kenyataanya aku suka sama kamu .Apa kamu juga menyukai aku?”Belum sempat aku menjawab tiba-tiba Bruk…….. Jesslyn terjatuh dan pinsan lalu aku membawanya pulang kerumah Jesslyn.Setelah sampai di rumah Jesslyn “tante  sebenar nya ada apa sih dengan  Jesslyn?”tanyaku pada mamanya “Sebenarnya Jesslyn itu sedang sakit Leukimia  dan kami mencoba membawanya berobat keluar negeri tapi sia-sia udah bertahun-tahun tak ada kemajuan maka kami putuskan untuk membawanya pulang”Jawab mamanya Jesslyn “oh, gitu ya tante aku turut sedih mendengarnya tapi kenapa Jesslyn tidak pernah bercerita pada aku?”
“Jesslyn paling nggak suka dikasihani makanya dia tidak mau bilang tentang penyakitnya ini pada orang lain selain sama keluarganya”
“iya deh aku maklumin,kalo gitu aku mau pulang dulu iya tante?”izin ku pada mamanya Jesslyn.Sekarang aku binggung banget aku tidak mencintai Jesslyn tapi aku nggak sanggup melihat ia patah hati karena ia sedang sakit dan di sisi lain aku nggak mungkin memutuskan Terre cewek yang bener-bener aku sukai dan membuat ia patah hati.Aku pun memutuskan untuk mengatakan yang sejujurnya pada Terre lalu aku mengajak nya pergi kerumah pohon.Setelah kami sampai “Terre aku mau memberikan ini pada mu”kataku sambil memberikan kalung yang berbentuk bintang yang dipeluk bulan yang udah lama aku pesanin khusus buat dia,sambil memakaikan di lehernya. “wah…ini bagus banget makasih iya Arga?”katanya berterimakasih sama aku
Terre aku sangat mencintai mu, kamu adalah satu-satunya wanita yang membuat hidup ku bersemangat lagi ,percayalah  bahwa aku akan menjadi bulan mu yang selalu berada di dekat bintang tapi ,aku mau mengatakan sesuatu pada mu  aku harap kamu bisa mengerti aku?”kata ku pada Terre “apa sih ,bikin penasaran aja?inssyaalh aku bakal mengerti”jawabnya “Terre kamu ingat  Jesslyn kan? Yang dulu pernah aku certain ke kamu,sekarang ia udah pulang dan dia bilang ke aku kalo dia suka sama aku.Aku ingin menolaknya karena aku udah punya kamu tapi aku takut sakitnya tambah parah lagi karena sekarang ia sedang sakit Leukimia jadi aku harus bagaimana ,aku masih mencintai kamu”
“Arga aku ngerti  posisi kamu kalo memang ini yang terbaik  aku nggak apa-apa kok kalo harus mengakhiri hubungan kita,dan kalo kita memang berjodoh pasti kita akan bersatu lagi”kata Terre ,lalu kami pun berpelukan.Tak kusadari ternyata saat aku dan Terre berbicara tadi Jesslyn datang dan mendengar kan semua pembicaraan  kami.Pagi  itu jatung ku terasa mau copot tiba-tiba aja keluarga Jesslyn ngasih kabar kalo dia udah meninggal lalu cepat-cepat aku  datang kerumah Jesslyn.Sesampai di rumah Jesslyn “tante aku turut berduka cita iya,aku sedih banget kenapa Jesslyn bisa pergi secepat ini?”kata ku pada mamanya Jesslyn, untuk menenangkannya “iya makasih udah mau datang,oh iya ini ada titipan surat dari Jesslyn untuk kamu yang ia tulis sebelum ia meninggal” lalu tante memberikan aku sepucuk surat .Sesampai dirumah akupun lalu membacanya


To: ARGA
Arga aku minta maaf karena udah mengganggu hubungan kalian aku sedih saat mendengar kamu mutusin cewek yang paling kamu sukai hanya karena aku , seseorang yang tak pantas kau cintai dan kau kasihani.Arga aku nggak mau menjadi awan hitam yang menutupi bulan dan bintang di malam hari , aku ingin melihat bulan dan bintang itu bersinar terang.Maka aku mohon kembalilah pada  cewek yang kamu  cintai.
Makasih  karena udah membuat hari-hari ku indah
Sahabat mu
JESSLYN

Setelah membaca surat dari Jesslyn lalu cepat-cepat aku pergi kerumah Terre dan menyampai kan kabar ini sesampai dirumah Terre “Arga? Kenapa kamu ke sini akukan udah bilang kalau hubungan kita udah berakhir” kata Terre “Terre aku kesini Cuma mau ngabarin kalau Jesslyn  meninggal”Kata ku “Apa? Ini semua pasti gara-gara kamu gak mau nerima cinta nya”
“ngak Terre,dia denger waktu kita ngomong di rumah pohon dan aku dapat surat dari dia yang isinya  kita di suruh balikan lagi,jadi Terre apa kamu mau balikan lagi sama aku?”Tanyaku pada Terre “Kalau ini emang merupakan pesan terakhir Jesslyn ,ya udah aku mau”   dan akhirnya kami pun jadian  lagi setelah itu kami pergi ke makam Jesslyn  .
Dan kami berjanji bahwa kita tak akan terpisahkan seperti bulan dan bintang dilangit.
THE  END

Jumat, 04 Januari 2013

bunda


Kubuka album biruPenuh debu dan usangKu pandangi semua gambar diriKecil bersih belum ternoda
Pikirkupun melayangDahulu penuh kasihTeringat semua cerita orangTentang riwayatku
Reff:Kata mereka diriku slalu dimanjaKata mereka diriku slalu dtimang
Nada nada yang indahSlalu terurai darinyaTangisan nakal dari bibirkuTakkan jadi deritanya
Tangan halus dan suci
Tlah mengangkat diri iniJiwa raga dan seluruh hidupRela dia berikan
Back to reff
Oh bunda ada dan tiada dirimuKan slalu ada di dalam hatiku

ayah



Engkaulah nafasku
Yang menjaga di dalam hidupku
Kau ajarkan aku menjadi yang terbaik
*
Kau tak pernah lelah
Sebagai penopang dalam hidupku
Kau berikan aku semua yang terindah
Reff:
Aku hanya memanggilmu ayah
Di saat ku kehilangan arah
Aku hanya mengingatmu ayah
Jika aku tlah jauh darimu
Back to *
Back to reff [3x]